Shalom!
Ada 2 pertanyaan saya kepada semua sahabat saya. Anda masing-masing jawab dan berikan alasan.
1. Apakah Anda yakin Indonesia ada potensi untuk bubar dan tinggal kenangan?
2. Apakah Anda yakin West Papua akan merdeka lepas dari Indonesia dan berdiri sebagai sebuah bangsa yang berdaulat lepas?
Ita Wakhu Purom, Kamis, 16 April 2020
Gembala Dr. Socratez S.Yoman, MA.
No Satu Jawabannya Ya Bubar dan tinggal kenangan
Dengan argumentasi
11 Daerah Yang Ingin Memisahkan Diri Dari Indonesia. Penerus Timor Leste?
Daerah yang Ingin Memisahkan Diri dari Indonesia
Ternyata ada cukup banyak daerah yang ingin memisahkan diri dari Indonesia. Mendengar dan mengetahuinya membuat hati jadi miris.
Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang membentang sangat luas.
Masyarakat yang heterogen, suku yang beragam, kebiasaan yang berbeda di setiap pulau membuat kita jadi unik di mata negara lain.
Di balik itu ternyata ada hal menyedihkan yang belum banyak diketahui.
Sejak berpuluh tahun lalu, beberapa daerah yang berada di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ingin memisahkan dirinya.
Banyak alasan yang melatarbelakangi keinginan masyarakat di wilayah tersebut, mulai dari ketimpangan ekonomi hingga perbedaan ideologi.
Inilah 11 daerah yang ingin memisahkan diri dari Indonesia ataupun telah melakukannya.
Daerah yang Ingin Memisahkan Diri dari Indonesia
1. Maluku
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Pada 1950, sekelompok masyarakat Maluku yang tergabung dalam gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) mendeklarasikan kemerdekaannya dari Indonesia.
Begitu banyak cara yang mereka lakukan agar Maluku bisa merdeka. Salah satunya ialah tindakan separatis yang memanfaatkan lengsernya Suharto.
Tidak main-main, hingga saat ini RMS pun masih eksis bahkan memiliki situs sendiri yang dapat diakses.
Di dalam situs tersebut, terdapat informasi mengenai sejarah RMS.
Mereka pun telah membuat bendera beserta lagu kebangsaan.
2. Riau
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Masih di tahun 1950-an, muncul kelompok yang ingin memerdekan Riau dari NKRI.
Gerakan tersebut dinamakan Riau Merdeka yang menuntut pemisahan diri karena dianggap sebagai “anak tiri”, padahal. Daerah ini memberikan banyak sumber daya penghasil keuntungan untuk negara.
Hingga awal tahun 2000-an gaung dari Riau Merdeka pun masih terdengar.
Dikutip dari news.detik.com, pada 2006 kelompok pro Riau Merdeka menggelar acara peringatan ulang tahun.
Pada kesempatan itu, salah satu tokoh wilayah Riau Tabrani Rab kembali menuntut agar wilayah tersebut bisa merdeka.
3. Papua, Daerah yang Ingin Memisahkan Diri dari Indonesia
Saat masa penjajahan, wilayah Papua dikuasai oleh Belanda dan juga Australia.
Kemudian ketika Indonesia merdeka, Papua pun dinyatakan termasuk menjadi wilayah Indonesia.
Hal ini ditentang oleh banyak masyarakat Papua hingga kemudian mendirikan Organisasi Papua Merdeka (OPM) untuk memisahkan diri pada 1965.
Suara masyarakat Papua untuk bisa lepas dari Indonesia masih terdengar hingga tahun 2017.
Baru-baru ini pun OPM merayakan ulang tahunnya yaitu pada 1 Desember 2017 yang diisi dengan doa bersama.
Di samping itu, dikabarkan banyak tentara OPM yang sudah bersedia kembali masuk menjadi bagian NKRI.
5 Daerah Ini Akan “Membayar” Orang yang Pindah Ke Wilayahnya
Beberapa waktu ke belakang ini gencar diberitakan mengenai diskriminasi yang dilakukan terhadap warga Papua di Surabaya.
Hal ini lalu kemudian memicu sejumlah tindakan anarkis di Papua untuk menentang perlakuan diskriminatif tersebut.
Banyak yang berpendapat, kejadian ini kembali menghembuskan isu-isu mengenai keinginan Papua untuk berpisah dari NKRI.
4. Aceh
Di tahun 1970-an tokoh bernama Hasan Dik Tiro memimpin gerakan pemisahan Aceh dari Indonesia yang bernama Aceh Merdeka.
Kelompok ini pun kemudian lebih dikenal sebagai Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Banyak sekali kejadian menyedihkan yang terjadi akibat usaha GAM untuk memerdekakan Aceh.
Disebut-sebut, keinginan Aceh untuk merdeka bukan hanya karena kemauan mendirikan negara berlandaskan syariat Islam.
Alasan lain adalah karena terjadinya ketimpangan ekonomi daerah ini dengan wilayah lain, walaupun Aceh telah memberikan banyak kontribusi bagi Indonesia.
5. Makassar
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Menyuarakan kekecewaannya terhadap pemerintah, pada 1999 sejumlah mahasiswa di Kota Makassar Sulawesi Selatan menyuarakan pembentukan Sulawesi Merdeka.
Biarpun begitu, informasi mengenai gerakan ini tidak dapat ditemukan dan bisa dianggap sebagai isu belaka.
6. Kalimantan
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Kalimantan merupakan pulau terbesar di Indonesia.
Wilayah ini pun bersatu dengan negara lain di Asean yaitu Malaysia serta Brunei Darussalam.
Pada awal tahun 2000, ada sejumlah kelompok yang membuat gerakan Borneo Merdeka dan menyuarakan keinginan berpisah dengan Indonesia.
Isu ini sendiri disinyalir muncul setelah peristiwa kerusuhan masyarakat Madura dan Dayak di Sampit pada 2001 lalu.
7. Minahasa
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Isu Minahasa Merdeka mencuat setelah Basuki Tjahaja Purnama ditahan akibat kasus penistaan agama.
Sebenarnya, gerakan yang menginginkan wilayah Minahasa, Sulawesi Utara untuk merdeka ini sudah sejak lama terdengar.
Keinginan untuk memisahkan diri dari negara ini disebut-sebut akibat konflik rumah peribadatan.
Selain itu ada pula rasa ketidaknyamanan dalam menjalankan ajaran agama kristiani yang menjadi mayortias di daerah tersebut.
8. Bali
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Beberapa tahun lalu, ada keinginan dari beberapa masyarakat yang ingin memisahkan Bali dari Indonesia.
Sebagai tindak lanjut, muncul Gerakan Bali Merdeka (GBM).
Kelompok ini kemudian membuat petisi untuk memerdekakan Bali, namun orang yang menandatanganinya tidak mencapai target.
Baca Juga:
Ini Dia Jajaran Kota Terbersih di Indonesia 2019 (Berikut yang Terkotor)
9. Yogyakarta
Yogyakarta sudah menganut sistem pemerintahan kerajaan sejak masa lampau.
Saat Indonesia meraih kemerdekaannya, kota ini pun diberikan otonomi khusus dan diperbolehkan menganut sistem kerajaan.
Akan tetapi pada 2012 lalu tiba-tiba muncul beberapa pihak yang menyerukan pernyataan bahwa DIY siap bila harus berpisah dengan NKRI.
Itulah mengapa Yogyakarta menjadi salah satu daerah yang ingin memisahkan diri dari Indonesia
10. Sumatera Barat
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Selain kecamatan dan kelurahan, Sumatera Barat memiliki pembagian wilayah administratif yang disebut sebagai nagari.
Nagari sendiri disebutkan merupakan istilah pengganti untuk menyebut desa di daerah mereka.
Nagari sendiri dikepalai oleh wali nagari yang dibantu beberapa wali jorong.
Pada 2013 lalu DPR-RI mengesahkan RUU Desa.
Hal ini ternyata menimbulkan kekecawaan pada pemangku adat Minangkabau yang menilai bahwa RUU tersebut tidak menghormati eksistensi nagari.
Sistem kepemerintahan desa pun dianggap berbeda dengan yang diterapkan di nagari.
Ia meminta nagari di Minangkabau dijadikan sebagai sesuatu yang istimewa seperti Aceh dan DIY.
Bila hal tersebut tak dapat dikabulkan, para pemangku adat meminta agar pemerintah pusat tidak mengobok-obok eksistensi nagari.
11. Timor Timur
Setelah 450 tahun dijajah oleh Bangsa Portugis, Timor Timur kemudian masuk ke dalam wilayah NKRI sebagai provinsi ke 27.
Berpuluh tahun bersama, akhirnya provinsi tersebut lepas dan resmi menjadi sebuah negara pada 2002.
Timor Timur kini lebih dikenal sebagai Republik Demokratik Timor Leste atau Timor Leste.
2. WEST PAPUA MEREKA 100%
West Papua Akan Berdiri Sendiri Sebagai bangsa yang bermartabat dan hargat dan martabat bangsa Papua akan setara dengan bangsa-bangsa lain.
1. Mengapa karena sampai dengan detik ini kita hidup di abad yang ke 21, jaman reformasi dalam buku sejarah peradaban umat manusia 1-9.
9 peradaban tercatat bahwa tidak ada kerajaan terbesar dan termegah dunia yang pernah perbudak jutaan dan miliar an manusiapun tak begitu berkokoh berdiri runtuh seperti orang bermimpi seperti:
5 Kerajaan Terbesar dan Terkuat di Dunia Sepanjang Masa
Kerajaan merupakan salah satu bentuk pemerintahan zaman dulu yang berjaya atau mempunyai kekuasaan atas wilayah tertentu sebelum adanya pemerintahan sistem demokrasi, liberal, sekuler dan sistem pemerintahan lainnya. Keadidayaan suatu kerajaan dilihat dari luasnya wilayah, banyaknya penduduk, ekonomi, berapa lama suatu kerajaan itu berdiri dan juga banyak faktor lain yang mempengaruhi seperti pemerintahannya dan undang-undangnya ataupun juga kebahagiaan penduduknya.
Tak hanya memperluas imperium dan pengaruhnya, beberapa kerajaan tercatat paling mendekati kesuksesan mendominasi dunia. Berikut kerajaan-kerajaan terbesar dan terkuat yang hampir mendominasi dunia pada masa nya.
1. Kekaisaran Mongolia (1206–1368)
Kekaisaran Mongolia termasuk kekaisaran terbesar dalam sejarah dunia, hanya dikalahkan oleh Imperium Britania, menguasai sekitar 33 juta km² pada puncak kejayaannya, dengan perkiraan penduduk sebanyak di atas 100 juta orang dan menjadi yang paling kuat di antara semua kekaisaran abad pertengahan.
Kekaisaran Mongolia didirikan oleh Jenghis Khan pada tahun 1206 sesudah mempersatukan suku-suku Mongolia yang saat itu sering berselisih di antara sesama dan memulai banyak penaklukan di seluruh benua Eurasia yang dimulai dengan penaklukan Dinasti Xia Barat di Cina Utara dan Kerajaan Khawarezmia di Persia. Pada puncaknya, Kekaisaran Mongolia menguasai sebagian besar wilayah Asia Tenggara ke Eropa tengah. Selama keberadaannya, Mongolia melakukan pertukaran budaya antara Timur, Barat dan Timur Tengah sekitar abad ke-13 dan 14.
2. Kekaisaran Romawi (27 SM–476/1453 M)
Kekaisaran Romawi adalah periode pasca republik dari peradaban Romawi kuno, dicirikan dengan pemerintahan yang dipimpin oleh Kaisar, dan kepemilikan wilayah kekuasaan yang luas di sekitar Laut Tengah di Eropa, Afrika dan Asia. Republik berusia 500 tahun yang mendahuluinya telah melemah dan tidak stabil akibat serangkaian perang saudara dan konflik politik, ketika Julius Caesar dinobatkan sebagai diktator seumur hidup dan kemudian dibunuh pada tahun 44 SM.
Perang saudara dan pengeksekusian terus berlangsung, yang berpuncak pada kemenangan Oktavianus, putra angkat Caesar, atas Mark Antony dan Cleopatra dalam Pertempuran Actium serta ditaklukkannya Mesir. Setelah peristiwa-peristiwa di atas, kekuasaan Oktavianus menjadi tak tergoyahkan dan pada tahun 27 SM, Senat Romawi secara resmi memberinya kekuasaan penuh dan gelar baru Augustus, yang secara efektif menandai berakhirnya Republik Romawi.
Perluasan wilayah Romawi bermula ketika sistem pemerintahanya berbentuk republik, dan mencapai puncak kejayaannya sewaktu berbentuk kekaisaran, tepatnya Kaisar Trajan. Luas wilayahnya pada waktu itu adalah 6.500.000 km persegi. Karena kerajaan ini berlangsung sangat lama, pengaruhnya dalam bahasa, agama, arsitektur, filosofi, hukum dan sistem pemerintahanya tetap ada sampai sekarang.
3. Imperium Britania (1583-1997)
Imperium Britania dimulai pada akhir abad ke-16 sejalan dengan berkembangnya kekuatan Angkatan Laut Kerajaan Inggris dan merupakan imperium yang paling luas dalam sejarah dunia serta pada suatu periode tertentu pernah menjadi kekuatan utama di dunia. Pada tahun 1922, Imperium Britania mencakup populasi sekitar 458 juta orang, kurang lebih seperlima populasi dunia pada waktu itu.
Akibatnya, pengaruh Britania, terutama Inggris, melekat kuat di seantero dunia dalam praktik ekonomi, hukum dan sistem pemerintahan, masyarakat, olahraga (seperti kriket dan sepak bola) serta penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional. Imperium Britania pada suatu masa pernah dijuluki sebagai “kerajaan tempat matahari tak pernah tenggelam”.
4. Kerajaan Ottoman (1299–1923)
Kerajaan Ottoman atau Turki Utsmaniyah adalah sebuah kerajaan yang lahir pada tahun 1453 setelah Mehmed II atau Muhammad Al-Fatih berhasil menaklukan Konstantinopel. Pada masa ini pasukan kerajaan yang bernama Janissary sangat ditakuti oleh dunia.
Pasukan ini terkenal karena berhasil menaklukan Konstantinopel yang pada masa itu terkenal tak bisa ditembus. Kerajaan Ottoman mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Sulaiman al-Qonuni bin Salim atau terkenal dengan nama Suleiman the Magnificent (Suleiman yang Agung). Kekuasaan Turki pada masa itu melebar sampai negeri tetangga seperti Mesir, Iraq, Syiria dan Palestina. Tidak heran jika ia menjadi salah satu penguasa paling berpengaruh di dunia. Kata-katanya di dengar oleh seluruh penjuru negeri dan kerajaan lainnya.
5. Kerajaan Salomo (930 SM-970 SM)
Salomo adalah seorang raja Bani Israel. Menurut perhitungan ahli kisah atau sejarah, ia berkuasa atau menjadi raja di tanah Kan’an selama 40 tahun, dari tahun 930 SM hingga wafatnya pada tahun 970 SM.
Allah mengangkatnya sebagai Raja Setelah Salomo cukup umur dan ayahandanya wafat, Salomo diangkat menjadi raja di kerajaan Israil. Ia berkuasa tak hanya atas manusia, namun juga atas binatang dan makhluk halus seperti jin dan lain-lain. Baginda dapat memahami bahasa semua binatang
Istana Salomo sangat indah. Dibangun dengan gotong royong manusia, binatang dan raja jin. Dindingnya terbuat dari batu pualam, tiang dan pintunya dari emas dan tembaga, atapnya dari perak, hiasan dan ukirannya dari mutiara dan intan, berlian, pasir di taman ditaburi mutiara, dan sebagainya. Ia mempunyai kekuasaan yang tidak ada bandingnya, dan ilmu yang tidak dimiliki oleh rasul-rasul sebelumnya.
Pasukan bala tentara Raja Salomo terdiri dari raja-raja jin, binatang buas dan juga manusia-manusia paling tangguh saat itu dan diperkirakan mencapai jutaan makhluk.
2. ABAD 21-TAHUN 2021
Membuktikan bahwa tidak ada belahan dunia manapun satu kerajaan yang berkokoh berdiri, Semua Runtu dan hancur pada masanya, tak ada satu manusiapun yang berdiri dan membuktikan diri bahwa dia akan hidup kekal selamanya.
Tahun 2020 ini melalui virus Corona mengguncang kan dunia dengan kekuatan yang halus memakan jutaan jiwa manusia saja semua yang ada di dunia tak sanggup membatasi hal ini.
Ini membuktikan bahwa tak ada kerajaan dan kepala negara yang memiliki kekuatan TNI dan POLRI, Satelit, Pesawat Perang udara dan laut kapal atau manusia yang memiliki kecerdasan yang tinggi itu yang berdiri kokoh.
Sebab semua itu ada tinggal kenangan kalau ada salah satu sejarah yang membuktikan bahwa dimana dia berkuasa itu adalah bukan daerah milikinya.
Saya percaya 100% Indonesia akan bubar dari TANAH WEST PAPUA.
2. WEST PAPUA AKAN MERDEKA 100%
Sejarah bangsa West Papua membuktikan bahwa Papua memiliki cukup kuat.
IDEOLOGI bagsa Papua tercatat dalam buku sejarah bangsa Papua dan buku KEJUJURAN dengan demikian sejarah bangsa ini akan membuktikan bahwa Papua akan MERDEKA.
Selamat Membaca!!
Penulis :Kobak.
Ada 2 pertanyaan saya kepada semua sahabat saya. Anda masing-masing jawab dan berikan alasan.
1. Apakah Anda yakin Indonesia ada potensi untuk bubar dan tinggal kenangan?
2. Apakah Anda yakin West Papua akan merdeka lepas dari Indonesia dan berdiri sebagai sebuah bangsa yang berdaulat lepas?
Ita Wakhu Purom, Kamis, 16 April 2020
Gembala Dr. Socratez S.Yoman, MA.
No Satu Jawabannya Ya Bubar dan tinggal kenangan
Dengan argumentasi
11 Daerah Yang Ingin Memisahkan Diri Dari Indonesia. Penerus Timor Leste?
Daerah yang Ingin Memisahkan Diri dari Indonesia
Ternyata ada cukup banyak daerah yang ingin memisahkan diri dari Indonesia. Mendengar dan mengetahuinya membuat hati jadi miris.
Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang membentang sangat luas.
Masyarakat yang heterogen, suku yang beragam, kebiasaan yang berbeda di setiap pulau membuat kita jadi unik di mata negara lain.
Di balik itu ternyata ada hal menyedihkan yang belum banyak diketahui.
Sejak berpuluh tahun lalu, beberapa daerah yang berada di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ingin memisahkan dirinya.
Banyak alasan yang melatarbelakangi keinginan masyarakat di wilayah tersebut, mulai dari ketimpangan ekonomi hingga perbedaan ideologi.
Inilah 11 daerah yang ingin memisahkan diri dari Indonesia ataupun telah melakukannya.
Daerah yang Ingin Memisahkan Diri dari Indonesia
1. Maluku
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Pada 1950, sekelompok masyarakat Maluku yang tergabung dalam gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) mendeklarasikan kemerdekaannya dari Indonesia.
Begitu banyak cara yang mereka lakukan agar Maluku bisa merdeka. Salah satunya ialah tindakan separatis yang memanfaatkan lengsernya Suharto.
Tidak main-main, hingga saat ini RMS pun masih eksis bahkan memiliki situs sendiri yang dapat diakses.
Di dalam situs tersebut, terdapat informasi mengenai sejarah RMS.
Mereka pun telah membuat bendera beserta lagu kebangsaan.
2. Riau
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Masih di tahun 1950-an, muncul kelompok yang ingin memerdekan Riau dari NKRI.
Gerakan tersebut dinamakan Riau Merdeka yang menuntut pemisahan diri karena dianggap sebagai “anak tiri”, padahal. Daerah ini memberikan banyak sumber daya penghasil keuntungan untuk negara.
Hingga awal tahun 2000-an gaung dari Riau Merdeka pun masih terdengar.
Dikutip dari news.detik.com, pada 2006 kelompok pro Riau Merdeka menggelar acara peringatan ulang tahun.
Pada kesempatan itu, salah satu tokoh wilayah Riau Tabrani Rab kembali menuntut agar wilayah tersebut bisa merdeka.
3. Papua, Daerah yang Ingin Memisahkan Diri dari Indonesia
Saat masa penjajahan, wilayah Papua dikuasai oleh Belanda dan juga Australia.
Kemudian ketika Indonesia merdeka, Papua pun dinyatakan termasuk menjadi wilayah Indonesia.
Hal ini ditentang oleh banyak masyarakat Papua hingga kemudian mendirikan Organisasi Papua Merdeka (OPM) untuk memisahkan diri pada 1965.
Suara masyarakat Papua untuk bisa lepas dari Indonesia masih terdengar hingga tahun 2017.
Baru-baru ini pun OPM merayakan ulang tahunnya yaitu pada 1 Desember 2017 yang diisi dengan doa bersama.
Di samping itu, dikabarkan banyak tentara OPM yang sudah bersedia kembali masuk menjadi bagian NKRI.
5 Daerah Ini Akan “Membayar” Orang yang Pindah Ke Wilayahnya
Beberapa waktu ke belakang ini gencar diberitakan mengenai diskriminasi yang dilakukan terhadap warga Papua di Surabaya.
Hal ini lalu kemudian memicu sejumlah tindakan anarkis di Papua untuk menentang perlakuan diskriminatif tersebut.
Banyak yang berpendapat, kejadian ini kembali menghembuskan isu-isu mengenai keinginan Papua untuk berpisah dari NKRI.
4. Aceh
Di tahun 1970-an tokoh bernama Hasan Dik Tiro memimpin gerakan pemisahan Aceh dari Indonesia yang bernama Aceh Merdeka.
Kelompok ini pun kemudian lebih dikenal sebagai Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Banyak sekali kejadian menyedihkan yang terjadi akibat usaha GAM untuk memerdekakan Aceh.
Disebut-sebut, keinginan Aceh untuk merdeka bukan hanya karena kemauan mendirikan negara berlandaskan syariat Islam.
Alasan lain adalah karena terjadinya ketimpangan ekonomi daerah ini dengan wilayah lain, walaupun Aceh telah memberikan banyak kontribusi bagi Indonesia.
5. Makassar
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Menyuarakan kekecewaannya terhadap pemerintah, pada 1999 sejumlah mahasiswa di Kota Makassar Sulawesi Selatan menyuarakan pembentukan Sulawesi Merdeka.
Biarpun begitu, informasi mengenai gerakan ini tidak dapat ditemukan dan bisa dianggap sebagai isu belaka.
6. Kalimantan
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Kalimantan merupakan pulau terbesar di Indonesia.
Wilayah ini pun bersatu dengan negara lain di Asean yaitu Malaysia serta Brunei Darussalam.
Pada awal tahun 2000, ada sejumlah kelompok yang membuat gerakan Borneo Merdeka dan menyuarakan keinginan berpisah dengan Indonesia.
Isu ini sendiri disinyalir muncul setelah peristiwa kerusuhan masyarakat Madura dan Dayak di Sampit pada 2001 lalu.
7. Minahasa
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Isu Minahasa Merdeka mencuat setelah Basuki Tjahaja Purnama ditahan akibat kasus penistaan agama.
Sebenarnya, gerakan yang menginginkan wilayah Minahasa, Sulawesi Utara untuk merdeka ini sudah sejak lama terdengar.
Keinginan untuk memisahkan diri dari negara ini disebut-sebut akibat konflik rumah peribadatan.
Selain itu ada pula rasa ketidaknyamanan dalam menjalankan ajaran agama kristiani yang menjadi mayortias di daerah tersebut.
8. Bali
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Beberapa tahun lalu, ada keinginan dari beberapa masyarakat yang ingin memisahkan Bali dari Indonesia.
Sebagai tindak lanjut, muncul Gerakan Bali Merdeka (GBM).
Kelompok ini kemudian membuat petisi untuk memerdekakan Bali, namun orang yang menandatanganinya tidak mencapai target.
Baca Juga:
Ini Dia Jajaran Kota Terbersih di Indonesia 2019 (Berikut yang Terkotor)
9. Yogyakarta
Yogyakarta sudah menganut sistem pemerintahan kerajaan sejak masa lampau.
Saat Indonesia meraih kemerdekaannya, kota ini pun diberikan otonomi khusus dan diperbolehkan menganut sistem kerajaan.
Akan tetapi pada 2012 lalu tiba-tiba muncul beberapa pihak yang menyerukan pernyataan bahwa DIY siap bila harus berpisah dengan NKRI.
Itulah mengapa Yogyakarta menjadi salah satu daerah yang ingin memisahkan diri dari Indonesia
10. Sumatera Barat
daerah yang ingin memisahkan diri dari indonesia
Selain kecamatan dan kelurahan, Sumatera Barat memiliki pembagian wilayah administratif yang disebut sebagai nagari.
Nagari sendiri disebutkan merupakan istilah pengganti untuk menyebut desa di daerah mereka.
Nagari sendiri dikepalai oleh wali nagari yang dibantu beberapa wali jorong.
Pada 2013 lalu DPR-RI mengesahkan RUU Desa.
Hal ini ternyata menimbulkan kekecawaan pada pemangku adat Minangkabau yang menilai bahwa RUU tersebut tidak menghormati eksistensi nagari.
Sistem kepemerintahan desa pun dianggap berbeda dengan yang diterapkan di nagari.
Ia meminta nagari di Minangkabau dijadikan sebagai sesuatu yang istimewa seperti Aceh dan DIY.
Bila hal tersebut tak dapat dikabulkan, para pemangku adat meminta agar pemerintah pusat tidak mengobok-obok eksistensi nagari.
11. Timor Timur
Setelah 450 tahun dijajah oleh Bangsa Portugis, Timor Timur kemudian masuk ke dalam wilayah NKRI sebagai provinsi ke 27.
Berpuluh tahun bersama, akhirnya provinsi tersebut lepas dan resmi menjadi sebuah negara pada 2002.
Timor Timur kini lebih dikenal sebagai Republik Demokratik Timor Leste atau Timor Leste.
2. WEST PAPUA MEREKA 100%
West Papua Akan Berdiri Sendiri Sebagai bangsa yang bermartabat dan hargat dan martabat bangsa Papua akan setara dengan bangsa-bangsa lain.
1. Mengapa karena sampai dengan detik ini kita hidup di abad yang ke 21, jaman reformasi dalam buku sejarah peradaban umat manusia 1-9.
9 peradaban tercatat bahwa tidak ada kerajaan terbesar dan termegah dunia yang pernah perbudak jutaan dan miliar an manusiapun tak begitu berkokoh berdiri runtuh seperti orang bermimpi seperti:
5 Kerajaan Terbesar dan Terkuat di Dunia Sepanjang Masa
Kerajaan merupakan salah satu bentuk pemerintahan zaman dulu yang berjaya atau mempunyai kekuasaan atas wilayah tertentu sebelum adanya pemerintahan sistem demokrasi, liberal, sekuler dan sistem pemerintahan lainnya. Keadidayaan suatu kerajaan dilihat dari luasnya wilayah, banyaknya penduduk, ekonomi, berapa lama suatu kerajaan itu berdiri dan juga banyak faktor lain yang mempengaruhi seperti pemerintahannya dan undang-undangnya ataupun juga kebahagiaan penduduknya.
Tak hanya memperluas imperium dan pengaruhnya, beberapa kerajaan tercatat paling mendekati kesuksesan mendominasi dunia. Berikut kerajaan-kerajaan terbesar dan terkuat yang hampir mendominasi dunia pada masa nya.
1. Kekaisaran Mongolia (1206–1368)
Kekaisaran Mongolia termasuk kekaisaran terbesar dalam sejarah dunia, hanya dikalahkan oleh Imperium Britania, menguasai sekitar 33 juta km² pada puncak kejayaannya, dengan perkiraan penduduk sebanyak di atas 100 juta orang dan menjadi yang paling kuat di antara semua kekaisaran abad pertengahan.
Kekaisaran Mongolia didirikan oleh Jenghis Khan pada tahun 1206 sesudah mempersatukan suku-suku Mongolia yang saat itu sering berselisih di antara sesama dan memulai banyak penaklukan di seluruh benua Eurasia yang dimulai dengan penaklukan Dinasti Xia Barat di Cina Utara dan Kerajaan Khawarezmia di Persia. Pada puncaknya, Kekaisaran Mongolia menguasai sebagian besar wilayah Asia Tenggara ke Eropa tengah. Selama keberadaannya, Mongolia melakukan pertukaran budaya antara Timur, Barat dan Timur Tengah sekitar abad ke-13 dan 14.
2. Kekaisaran Romawi (27 SM–476/1453 M)
Kekaisaran Romawi adalah periode pasca republik dari peradaban Romawi kuno, dicirikan dengan pemerintahan yang dipimpin oleh Kaisar, dan kepemilikan wilayah kekuasaan yang luas di sekitar Laut Tengah di Eropa, Afrika dan Asia. Republik berusia 500 tahun yang mendahuluinya telah melemah dan tidak stabil akibat serangkaian perang saudara dan konflik politik, ketika Julius Caesar dinobatkan sebagai diktator seumur hidup dan kemudian dibunuh pada tahun 44 SM.
Perang saudara dan pengeksekusian terus berlangsung, yang berpuncak pada kemenangan Oktavianus, putra angkat Caesar, atas Mark Antony dan Cleopatra dalam Pertempuran Actium serta ditaklukkannya Mesir. Setelah peristiwa-peristiwa di atas, kekuasaan Oktavianus menjadi tak tergoyahkan dan pada tahun 27 SM, Senat Romawi secara resmi memberinya kekuasaan penuh dan gelar baru Augustus, yang secara efektif menandai berakhirnya Republik Romawi.
Perluasan wilayah Romawi bermula ketika sistem pemerintahanya berbentuk republik, dan mencapai puncak kejayaannya sewaktu berbentuk kekaisaran, tepatnya Kaisar Trajan. Luas wilayahnya pada waktu itu adalah 6.500.000 km persegi. Karena kerajaan ini berlangsung sangat lama, pengaruhnya dalam bahasa, agama, arsitektur, filosofi, hukum dan sistem pemerintahanya tetap ada sampai sekarang.
3. Imperium Britania (1583-1997)
Imperium Britania dimulai pada akhir abad ke-16 sejalan dengan berkembangnya kekuatan Angkatan Laut Kerajaan Inggris dan merupakan imperium yang paling luas dalam sejarah dunia serta pada suatu periode tertentu pernah menjadi kekuatan utama di dunia. Pada tahun 1922, Imperium Britania mencakup populasi sekitar 458 juta orang, kurang lebih seperlima populasi dunia pada waktu itu.
Akibatnya, pengaruh Britania, terutama Inggris, melekat kuat di seantero dunia dalam praktik ekonomi, hukum dan sistem pemerintahan, masyarakat, olahraga (seperti kriket dan sepak bola) serta penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional. Imperium Britania pada suatu masa pernah dijuluki sebagai “kerajaan tempat matahari tak pernah tenggelam”.
4. Kerajaan Ottoman (1299–1923)
Kerajaan Ottoman atau Turki Utsmaniyah adalah sebuah kerajaan yang lahir pada tahun 1453 setelah Mehmed II atau Muhammad Al-Fatih berhasil menaklukan Konstantinopel. Pada masa ini pasukan kerajaan yang bernama Janissary sangat ditakuti oleh dunia.
Pasukan ini terkenal karena berhasil menaklukan Konstantinopel yang pada masa itu terkenal tak bisa ditembus. Kerajaan Ottoman mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Sulaiman al-Qonuni bin Salim atau terkenal dengan nama Suleiman the Magnificent (Suleiman yang Agung). Kekuasaan Turki pada masa itu melebar sampai negeri tetangga seperti Mesir, Iraq, Syiria dan Palestina. Tidak heran jika ia menjadi salah satu penguasa paling berpengaruh di dunia. Kata-katanya di dengar oleh seluruh penjuru negeri dan kerajaan lainnya.
5. Kerajaan Salomo (930 SM-970 SM)
Salomo adalah seorang raja Bani Israel. Menurut perhitungan ahli kisah atau sejarah, ia berkuasa atau menjadi raja di tanah Kan’an selama 40 tahun, dari tahun 930 SM hingga wafatnya pada tahun 970 SM.
Allah mengangkatnya sebagai Raja Setelah Salomo cukup umur dan ayahandanya wafat, Salomo diangkat menjadi raja di kerajaan Israil. Ia berkuasa tak hanya atas manusia, namun juga atas binatang dan makhluk halus seperti jin dan lain-lain. Baginda dapat memahami bahasa semua binatang
Istana Salomo sangat indah. Dibangun dengan gotong royong manusia, binatang dan raja jin. Dindingnya terbuat dari batu pualam, tiang dan pintunya dari emas dan tembaga, atapnya dari perak, hiasan dan ukirannya dari mutiara dan intan, berlian, pasir di taman ditaburi mutiara, dan sebagainya. Ia mempunyai kekuasaan yang tidak ada bandingnya, dan ilmu yang tidak dimiliki oleh rasul-rasul sebelumnya.
Pasukan bala tentara Raja Salomo terdiri dari raja-raja jin, binatang buas dan juga manusia-manusia paling tangguh saat itu dan diperkirakan mencapai jutaan makhluk.
2. ABAD 21-TAHUN 2021
Membuktikan bahwa tidak ada belahan dunia manapun satu kerajaan yang berkokoh berdiri, Semua Runtu dan hancur pada masanya, tak ada satu manusiapun yang berdiri dan membuktikan diri bahwa dia akan hidup kekal selamanya.
Tahun 2020 ini melalui virus Corona mengguncang kan dunia dengan kekuatan yang halus memakan jutaan jiwa manusia saja semua yang ada di dunia tak sanggup membatasi hal ini.
Ini membuktikan bahwa tak ada kerajaan dan kepala negara yang memiliki kekuatan TNI dan POLRI, Satelit, Pesawat Perang udara dan laut kapal atau manusia yang memiliki kecerdasan yang tinggi itu yang berdiri kokoh.
Sebab semua itu ada tinggal kenangan kalau ada salah satu sejarah yang membuktikan bahwa dimana dia berkuasa itu adalah bukan daerah milikinya.
Saya percaya 100% Indonesia akan bubar dari TANAH WEST PAPUA.
2. WEST PAPUA AKAN MERDEKA 100%
Sejarah bangsa West Papua membuktikan bahwa Papua memiliki cukup kuat.
IDEOLOGI bagsa Papua tercatat dalam buku sejarah bangsa Papua dan buku KEJUJURAN dengan demikian sejarah bangsa ini akan membuktikan bahwa Papua akan MERDEKA.
Selamat Membaca!!
Penulis :Kobak.

Comments
Post a Comment